Prioritas Keselamatan: Peringatan dan Edukasi Bulan K3 di SMPN 1 Lamongan

SMPN 1 Lamongan menggelar peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan tema “Prioritas Keselamatan di Lingkungan Pendidikan”. Kegiatan ini berlangsung selama sebulan penuh, diisi dengan serangkaian edukasi dan simulasi tanggap darurat. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran akan pentingnya pencegahan risiko dan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.


Pelatihan Kebakaran dan Evakuasi

Salah satu agenda utama adalah pelatihan penanganan kebakaran ringan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Siswa diajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan benar. Latihan praktis ini menekankan bahwa Prioritas Keselamatan harus menjadi tindakan refleks.


Simulasi evakuasi bencana gempa bumi juga dilaksanakan secara mendadak dan serius. Seluruh warga sekolah dilatih untuk cepat dan tenang menuju titik kumpul yang telah ditentukan. Latihan ini penting untuk meminimalkan risiko kepanikan saat terjadi bencana sesungguhnya.


Edukasi Kesehatan dan P3K

Bulan K3 ini juga mencakup edukasi kesehatan dari Palang Merah Remaja (PMR) sekolah. Fokusnya adalah pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) ringan di sekolah dan pentingnya kebersihan diri. Siswa belajar bagaimana merespon cedera kecil dengan sigap dan tepat.


Setiap kelas mendapatkan workshop tentang identifikasi bahaya dan risiko di sekitar lingkungan belajar mereka. Siswa diajak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman. Pengetahuan ini adalah bagian integral dari upaya Prioritas Keselamatan.


Inspeksi dan Pemetaan Risiko

Tim K3 sekolah, yang terdiri dari guru dan perwakilan siswa, melakukan inspeksi menyeluruh terhadap fasilitas. Mereka memetakan potensi bahaya, seperti kabel listrik yang tidak terawat atau lantai licin. Tindakan pencegahan adalah kunci utama dari Prioritas Keselamatan.


Hasil inspeksi ini ditindaklanjuti dengan perbaikan minor dan pemasangan rambu-rambu peringatan yang jelas. Sekolah menunjukkan komitmen penuh untuk memastikan semua standar keamanan terpenuhi, menciptakan lingkungan belajar yang optimal.


Peran Siswa sebagai Duta Keselamatan

Siswa yang tergabung dalam Tim Siaga Bencana (TSB) menjadi duta keselamatan. Mereka bertugas menyebarluaskan informasi K3 kepada teman-temannya. Keterlibatan langsung ini membuat pesan Prioritas Keselamatan lebih mudah diterima oleh seluruh siswa.


Bulan K3 di SMPN 1 Lamongan sukses membuktikan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan pemahaman yang kuat, siswa kini lebih siap menghadapi potensi bahaya, baik di sekolah maupun di luar.


Prioritas Keselamatan harus menjadi budaya, bukan hanya program sesaat. SMPN 1 Lamongan bertekad mempertahankan budaya siaga ini secara berkelanjutan.